Mempercepat Mozilla Firefox

on Sabtu, 25 September 2010

Firefox adalah salah satu browser open source yang paling bagus saat ini menurut saya, bahkan melebihi Internet Explorer. Nah.. saya akan memberikan sedikit trik mengenai cara mempercepat Firefox anda dalam browsing di internet dengan sedikit melakukan tweak.

  • Shortcut untuk mempercepat browsing :
1.Ctrl+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .com. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.yahoo.com” jadi ketiklah “yahoo” kemudian klik ctrl+enter
2.Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .net. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.telkom.net” jadi ketiklah “telkom” kemudian klik shif+enter
3.Ctrl+Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .org. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.dikti.org” jadi ketiklah “dikti” kemudian klik Ctrl+Shift+Enter
 
  • Tweaking Firefox :
1.Ketik “about:config” di firefox anda kemudian enter
2.Maka akan keluar sebuah settingan untuk tweaking firefox
3.Untuk merubahnya, klik 2 kali dan masukkan data perubahannya
4.Jika data dibawah tidak terdapat dalam settingan default firefox, klik kanan pilih New. Untuk data berupa angka, pilih Integer, untuk true/false pilih Boolean.

- Untuk pengguna DSL :
1.Set “network.http.pipelining : true”
2.Set “network.http.proxy.pipelining : true”
3.Set “network.http.pipelining.maxrequests : 64″
4.Set "ngelayout.initialpaint.delay : 0", apabila belum ada silahkan klik kanan, new>integer>nglayaut.initialpaint.delay
Set"trim_on_minimize : true", apabila belum ada silahkan klik kanan, new>boolean>trim_on_minimize (lebih efektif pada Windows)

- Untuk pengguna ADSL :
1.Set “network.http.max-connections : 64″
2.Set “network.http.max-connections-per-server : 21″
3.Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 8″
4.Set “network.http.pipelining : true”
5.Set “network.http.pipelining.maxrequests : 100″
6.Set “network.http.proxy.pipelining : true”
7.Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″

- Untuk pengguna Dial Up
1.Set “browser.cache.disk_cache_ssl : true”
2.Set “browser.xul.error_pages.enabled : true”
3.Set “network.http.max-connections : 32″
4.Set “network.http.max-connections-per-server : 8″
5.Set “network.http.max-persistent-connections-per-proxy : 8″
6.Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 4″
7.Set “network.http.pipelining : true”
8.Set “network.http.pipelining.maxrequests : 8″
9.Set “network.http.proxy.pipelining : true”
10.Set “plugin.expose_full_path : true”
11.Set “signed.applets.codebase_principal_support : true”
12.Set “content.interrupt.parsing : true”
13.Set “content.max.tokenizing.time : 3000000″
14.Set “content.maxtextrun : 8191″
15.Set “content.notify.backoffcount : 5″
16.Set “content.notify.interval : 750000″
17.Set “content.notify.ontimer : true”
18.Set “content.switch.threshold : 750000


Selamat mencoba ... 
Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Poskan Komentar